Pesta Timuran Jaksel hadirkan musik Indonesia Timur dalam berbagai warna dan aransemen
Pesta Timuran Jaksel, festival musik dan kultur Indonesia Timur hasil kolaborasi NADI Creative dan Antara Suara kembali hadir pada 4 Juli 2026 di Cibis Park, Jakarta Selatan.
Festival ini lahir dari munculnya tren terhadap musik-musik dengan sentuhan kedaerahan yang mulai semakin diminati generasi muda Ibukota.
Berangkat dari sini, Pesta Timuran Jaksel hadir sebagai ruang berkumpul untuk menikmati musik Indonesia Timur dalam berbagai warna dan aransemen yang lebih dekat dengan penonton melalui rangkaian special show kolaboratif lintas genre dan lintas generasi.
“Musik Timur punya kedekatan yang kuat dengan pendengarnya. Banyak lagu yang hidup di keseharian orang-orang dan punya cerita masing-masing. Lewat Pesta Timuran Jaksel, kami ingin menghadirkan pengalaman yang terasa hangat, dekat, dan bisa dinikmati bersama,” terang Andri Verraning Ayu, CEO Antara Suara.
Ayu juga menambahkan bahwa tahun ini, Pesta Timuran Jaksel ingin menghadirkan pengalaman yang terasa lebih dekat secara emosional dengan penonton.
Baca Juga: 21 seniman, desainer, & studio ramaikan pameran “What the Body Remembers” di Art & Bali 2026
Special show untuk memberikan pengalaman yang berbeda bagi penonton
Salah satu highlight dari Pesta Timuran Jaksel yaitu kehadiran special show dengan konsep kolaborasi dan pendekatan musikal yang berbeda di setiap penampilannya.
Tahun ini, special show menghadirkan Diva Aurel, Jacson Zeran, dan Wita Sofi lewat Dendang Minang Timur. Ini merupakan kolaborasi yang mempertemukan lagu-lagu Timur dan Minang dalam aransemen hangat, ceria, dan penuh rasa.
Pertunjukan ini membawa dua karakter musik yang kuat ke dalam satu panggung dengan nuansa yang terasa akrab namun tetap segar untuk dinikmati bersama.
Selain itu, ada juga Timur Jazz Rock yang mengambil inspirasi dari album legendaris “Ambon Jazz Rock” karya Yopie Latul. Untuk special show ini akan menghadirkan Barry Likumahuwa, Nowela, dan Teddy Adhitya dalam balutan aransemen yang memadukan unsur jazz, rock, dan musik Timur.
Lalu, Suara Timur akan dibawakan oleh Fresly Nikijuluw, Justy Aldrin, Vicky Salamor, dan Wizz Baker. Di sini, mereka akan membawakan lagu-lagu pop Timur yang selama ini dekat dengan banyak cerita pendengarnya.
Robby Neo, CEO NADI Creative menyebutkan special show yang dihadirkan tahun ini menjadi salah satu bentuk eksplorasi musikal yang ingin membawakan pengalaman berbeda untuk penonton.
Ia memaparkan bahwa mereka mencoba menghadirkan pertunjukan yang tidak hanya seru untuk ditonton, tapi juga punya identitas dan cerita di dalamnya.
“Mulai dari perpaduan musik Timur dan Minang, nuansa jazz rock khas Timur, sampai lagu-lagu pop Timur yang sudah dekat dengan banyak orang. Harapannya, semua penonton bisa menemukan momen yang terasa personal di pesta nanti,” ujarnya.
Penjualan tiket general sales sudah dibuka, penonton bisa memilih pengalaman yang paling sesuai untuk menikmati malam pesta nanti.
Tiket Dansa Sendiri tersedia seharga Rp250.000, Dansa Rame-Rame dibuka dengan harga Rp200.000, Spesial Zona Timuran seharga Rp550.000.
Untuk informasi lebih lanjut, bisa diakses melalui akun Instagram @pesta_timuran!