“ReHumanize” IdeaFest 2026: Ajakan untuk kembali menempatkan manusia sebagai pusat inovasi

IdeaFest 2026 angkat tema "ReHumanize"

Salah satu festival kreatif terbesar di Indonesia, IdeaFest 2026, kembali hadir tahun ini dengan membawakan tema baru, “ReHumanize”.

Tema ini hadir sebagai respons terhadap pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) yang semakin mengubah cara manusia hidup, bekerja, dan berinteraksi.

Selama 15 tahun terakhir, IdeaFest telah mempertemukan kreator, inovator, entrepreneur, F&B, komedi, olahraga, hingga budaya populer yang berdampak seiring dengan perkembangan teknologi dan bisnis yang semakin maju.

Melalui tema ini, IdeaFest ingin mengajak seluruh pelaku industri untuk kembali menempatkan manusia sebagai pusat inovasi.

Meski teknologi memang telah menjadi hal yang sangat krusial dalam kehidupan manusia sehari-hari, di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat dan terukur, keunggulan manusia justru terletak pada kualitas yang tidak dapat ditiru oleh mesin, seperti empati, intuisi, kreativitas, dan pemahaman budaya.

“Kami percaya bahwa di balik setiap inovasi, harus selalu ada nilai kemanusiaan sebagai fondasi. Tanpa itu, teknologi dapat kehilangan arah dan makna. Melalui IdeaFest, kami ingin menghadirkan ruang diskusi lintas industri yang memastikan inovasi tetap human-centered, sekaligus membuka percakapan mengenai dampak teknologi terhadap manusia secara sosial, budaya, dan emosional,” ujar Desy Bachir, Co-chair IdeaFest.

Baca juga: IdeaFest 2025 dorong inovasi industri kreatif bersama 500 pembicara


IdeaFest hadir sebagai jawaban untuk menghadirkan koneksi yang meaningful

Pemanfaatan AI di Indonesia sendiri terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Berdasarkan studi PwC Indonesia, sebanyak 69% pekerja di Indonesia telah menggunakan AI dalam aktivitas profesional mereka selama setahun terakhir.

Selain itu, 16% di antaranya memanfaatkannya setiap hari. Kondisi ini menunjukkan bahwa teknologi kini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari dan membutuhkan pendekatan yang lebih berorientasi pada manusia.

Ovidia Nomia, SVP-Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison, menyampaikan di tengah perkembangan AI yang semakin cepat, kreativitas dan koneksi antar manusia justru menjadi semakin penting.

“Bagi kami, teknologi dapat membantu mempercepat banyak hal, tetapi ide, empati, dan perspektif manusia tetap menjadi hal yang tidak tergantikan. AI seharusnya memperluas potensi manusia, bukan mengambil alih perannya,” tambahnya.

Dari sini, IdeaFest berperan sebagai ruang yang relevan untuk mempertemukan kreativitas, teknologi, dan kolaborasi lintas industri dalam membentuk masa depan yang lebih inklusif dan bermakna.

Karena itu, IdeaFest setiap tahunnya menghadirkan sosok-sosok inspiratif dari berbagai bidang yang memiliki dampak positif bagi perkembangan industri kreatif. Mereka adalah ahli di berbagai bidang seperti film, musik, fashion, teknologi, politik, F&B, komedi, olahraga, dan lain-lain.

Apalagi saat ini banyak orang yang mencari koneksi yang meaningful, sebagaimana disampaikan oleh Stephanie Regina, Founder dan CEO Haloka Group sekaligus salah satu Braintrust IdeaFest 2026.

Baca juga: Hadirkan 400 pembicara, IdeaFest 2024 dukung pertumbuhan ekonomi kreatif lokal


“Peran kreativitas menjadi krusial untuk membuat pesan terasa hidup dan relatable sehingga komunitas menjadi bagian dari ekosistem yang mampu menciptakan engagement organik,” katanya.

IdeaFest tahun ini juga menghadirkan program baru berkolaborasi dengan JKT GO, bertajuk JKTGO SUPER CRAZY FESTIVAL.

Program ini menampilkan 200+ brand lokal sebagai wadah bagi pelaku usaha kreatif untuk berkembang. “Melalui IdeaFest Picks, kami ingin menghadirkan pengalaman yang meaningful dan relevan dengan kehidupan masyarakat untuk menjaga koneksi autentik di tengah dunia digital yang serba cepat,” tegas Eryanto Wongso, Co-Founder JKT GO.

Sementara itu, mewakili IdeaFest Speakers, Patrick Effendy, Founder of Creative Prompt, menegaskan bahwa, “Tantangan terbesar bukan hanya mengikuti perkembangan teknologi, tetapi memahami bagaimana teknologi dapat memberikan nilai nyata. Inovasi harus dimulai dari masalah manusia, bukan teknologi itu sendiri, karena kreativitas, intuisi, dan pengambilan keputusan tetap menjadi keunggulan yang tidak tergantikan.”

IdeaFest 2026 akan diselenggarakan pada 4-6 September 2026 di Jakarta Convention Center (JCC). Untuk pembelian tiket dan informasi lebih lanjut, silakan kunjungi akun media sosial resmi @ideafestid!