Plan Indonesia & Lee Management ajak sejumlah public figure ciptakan lingkungan sekolah yang aman di NTT
Pada 3-4 Februari 2026, sederet publik figur yang dinaungi Lee Management, yakni Joe Taslim, Wulan Guritno, Winky Wiryawan, Kenes Andari, Shaloom Razade, Ida Rhijnsburger, dan Gerin Nathaniel berkunjung ke desa di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk bantu renovasi sekolah lewat program “Give Back to Society”.
Program ini berkolaborasi dengan Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia), ZAP Clinic, In Journey dan Lion Parcel yang dilakukan di Kabupaten Manggarai, NTT.
Menariknya, salah satu aktor Hollywood di film seri “Warrior” yaitu Andrew Koji juga ikut serta menemani Joe Taslim dalam kegiatan ini.
“Give Back to Society” berangkat dari masih adanya tantangan serta kebutuhan akan pendidikan yang layak, sanitasi yang aman bagi anak perempuan, dan akses air bersih yang setara di banyak wilayah, khususnya Indonesia Timur.
Dalam kegiatan ini, para figur publik mengunjungi dua sekolah dasar di Manggarai dan terlibat langsung dalam berbagai kegiatan. Mulai dari membantu renovasi ruang kelas, memperbaiki fasilitas belajar, membangun toilet ramah anak perempuan, hingga memberikan edukasi terkait kesehatan, sanitasi, serta simulasi tanggap bencana untuk anak-anak, guru, dan orang tua murid.
Managing Director Lee Management, Bucie Lee mengatakan, “Kami datang ke Manggarai bukan sebagai figur publik, tapi sebagai manusia yang ingin belajar dan berbagi.”
Ia juga menambahkan para talent di Lee Management turun langsung dalam kegiatan ini karena mereka percaya kehadiran sederhana, bekerja bersama, mendengar, dan membantu, bisa memberi arti, terutama untuk anak-anak dan sekolah yang menjadi ruang tumbuh mereka.
Baca Juga: Pameran “Segue #3: Amang Rahman - Emanasi” sorot perjalanan artistik sang seniman
Kolaborasi lintas sektor jadi kunci wujudkan dampak berkelanjutan
Salah satu dampak nyata dari kegiatan ini yang paling terasa datang dari suara anak-anak. Maria, pelajar di salah satu sekolah dasar yang dikunjungi mengatakan sekarang sekolahnya menjadi lebih bersih dan ada toilet khusus anak perempuan.
“Saya senang dan lebih nyaman belajar di sekolah. Terima kasih kakak-kakak sudah datang ke desa kami,” tambahnya.
Voluntrip “Give Back to Society” juga menjadi momen personal bagi Winky Wiryawan dan Joe Taslim, yang telah lama mendukung Plan Indonesia sebagai Sponsor Parents. Program Sponsor Parents merupakan program donasi perorangan yang mendukung anak-anak di wilayah marjinal melalui pendampingan tumbuh kembang anak secara berkelanjutan.
Bagi Joe Taslim, pengalaman ini menjadi pengingat kuat tentang makna kehadiran. “Datang ke Manggarai dan bertemu anak-anak di sekolah ini mengingatkan saya bahwa kehadiran kita, waktu, tenaga, dan empati, bisa berarti besar. Semoga apa yang kami lakukan bersama hari ini menjadi langkah kecil yang memberi harapan besar bagi masa depan mereka,” ujarnya.
Direktur Eksekutif Plan Indonesia, Dini Widiastuti menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan kunci mewujudkan dampak yang berkelanjutan.
“Kami mengapresiasi dukungan korporasi serta peran aktif masyarakat, termasuk figur publik, yang berkolaborasi bersama pemerintah daerah dan komunitas. Ketika pengaruh publik berpadu dengan aksi nyata, perubahan tidak lagi menjadi wacana, melainkan benar-benar dirasakan oleh anak-anak dan masyarakat,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa anak-anak di Manggarai memiliki hal yang sama atas pendidikan yang aman, sehat, dan bermartabat. Apalagi di negara yang rawan bencana seperti Indonesia, memastikan sekolah yang aman menjadi pondasi penting untuk menumbuhkan generasi mendatang.
Melalui Voluntrip di Manggarai, Lee Management, Plan Indonesia, ZAP Clinic, In Journey, dan Lion Parcel menegaskan bahwa perubahan sosial tidak cukup berhenti pada kepedulian, tetapi membutuhkan keterlibatan nyata.
Dari ruang kelas yang direnovasi hingga toilet yang lebih aman bagi anak perempuan, inisiatif ini menunjukkan bahwa aksi bersama dapat membuka akses pendidikan, kesehatan, dan masa depan yang lebih setara bagi anak-anak Indonesia.